Harapan Memupuk Harapan

Seperti Tahun lalu dan lalunya lagi, setiap akhir Januari menuju April adalah Proses yang SELALU saya lalui dengan lika liku dicampur belutan pelu.

Banyak hal di dua bulan itu (Februari dan Maret) menjadi momen TODO saya yang lebih dari pada 10 bulan yang lain. Entah kenapa selalu saja ada yang harus di “lakukan” agar bisa melangkah padu kembali.

Tapi bukankah kehidupan memang berjalan seperti itu? Ketika kita ingin meraih atau naik tingkat atau meloncat, sudah sewajarnya kalau kita sedikit mencari momentum dengan turun/berjongkok terlebih dahulu.

Toh proses ini nanti akan berlalu; tapi “memang” terkadang proses itu kadang membuat diri ini sampai ngelantur kemana-mana. Dan biasanya SODARA ARAB (@rasarab) saya yang selalu NYENTIL2 dengan sangat halus tapi MENYAKITKAN…

FOKUS DHW!!

Dua Kata Mujarab yang sangat ampun dan menohok, seperti 2 kata saya yang selalu saya tohokkan secara REFLEK dan INSTAN ke Mbah Merem

RABI MBAH!!

Yah itulah kehidupan, dua bulan sakral FEBRUARI dan MARET ini adalah Dua Bulan Edukasi buat diri saya. Sudah sering dan biasa dan bisa saya lalui,  itu adalah waktu yang tepat untuk mencari kesana-kesini harapan-harapan baru, harapan lama yang dibarukan ataupun hal yang tak terduga yang justru terkadang menjadi PAHLAWAN PENYELAMAT.

Tetaplah Bersyukur

Ya satu mantra sakti yang pelan sekali dan perlahan harus saya kuatkan adalah bersyukur bahwa saya sudah sampai disini dan itu berarti saya mampu melaluinya. Seperti tahun yang lalu, posisi inipun akan berlalu.

Tidak mengapa, kita tak selamanya bagus, yang terpenting kita tidak menyalahkan keadaan. Keadaan selalu benar dan akan terus begitu.

Kondisi baik tidak baik, buruk tidak buruk itu tergantung sikap kita…

Proses seperti ini adalah wajar….  Bahagialah…

Hal Baru

Biasanya di Dua Bulan Edukasi Sakral ini saya bisa menemukan hal baru yang bisa saya jadikan wahana untuk berkembang. Sampai saat ini saya masih menimang dan pelan-pelan kesana.

Jalani saja… karena bagaimanapun, masa depan masih terbentang dan belum tertorehkan. Lakukan sesuatu dan biarkan sesuatu itu yang nanti akan menceritakan kesuksesanmu dengan cara terbaiknya…

Harapan Memupuk Harapan

notes: Edit URL dari PriaMalas.com ke PriaLawas.com 😉

7 Replies to “Harapan Memupuk Harapan”

  1. Heeem…
    Untaian kata
    Selaksa makna
    Para pujangga
    Ratapan dan harapan
    Doa didengarkan
    Para Malaikat jari-jemarinya menari
    Bukti harapan menyatu dalam diri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *