Namun Rezekimu Tau dimana Engkau

Ya kadang dan sering sekali saya merenung kok saya masih seperti ini ya.. Kok saya nggak bisa seperti mereka yang tiba-tiba mempunya penghasilan meroket.

Mereka sudah bisa ini dan itu dan terkesan instant, tapi apakah benar demikian.

Bisa jadi tanpa kita tahu, mereka yang sudah “panen” itu secara tidak kita ketahui telah “do something” yang membuat nya dalam posisi kenyamanan yang kebetulan kalian inginkan ini. Kemudian pantaslah kita┬ámengeluh dengan keadaan kita? Kedaaan yang belum kita inginkan tapi sebenarnya kita pun belum “do something” yang membuatnya layak seperti kita inginkan.

Dan kemarin secara “maha kebetulan” sewaktu syukuran kelahiran Astri Rafikasari bersama Keluarga Lee Gi Yo di Sate Kambing Cemoro Jajar di Karangmojo ada Tabloid menarik yang mengangkat sebuah judul sederhana tapi sangat sesuai dengan keadaan yang terjadi dengan saya, dan selalu ingatlah bahwa keadaan itupun akan berlalu….

Topik yang diambil di Tabloid itu adalah tentang Bekerja itu Ibadah, Rezeki urusan Allah. Secara tak sadar langung menohok pemikiran saya tentang Maha Kehidupan yang telah ter GRAND DESIGN dengan SUPERB SEMPURNA ini.

Sepertinya kalaupun saya mengeluh, hobby sombat-sambat kepada yang lainnya tidak akan LANGSUNG merubah keadaan, bisa jadi akan semakin memperburuknya, atau minimal memperburuk kualitas semangat dalam memandang kehidupan ini.

Semangat terus beribadah dan mencari rezeki
Semangat terus beribadah dan mencari rezeki

Ada sebuah pepatah sederhana yang pernah saya dengar juga yang kira-kira berbunyi demikian

Mari lakukan hal yang menjadi bagian kita sebaik-baiknya; dan pasti Allah yang maha mengetahui telah “DO SOMETHING” dan hanyalah kebaikan dan kebaikan yang akan kita dapatkan…

Al Ghazali sendiri pernah mengatakan dengan indahnya.

Bisa Jadi engkau tidak tahu dimana rezekimu, namun rezekimu tau dimana engkau

Sebuah makna yang panjang dan sangat indah, bahwa rezeki kita, rezeki itu sudah teratur dengan cantiknya, tak hanya untuk manusia, mahluk-mahluk Allah lainnya pun sudah teratur rezekinya, seekor cicak yang tetap bisa mendapatkan makanan (seekor nyamuk, yang mana jago terbang) bisa disantap oleh cecak yang melompatpun tidak bisa dan hanya merayap di tembok2. Belum lagi dengan Tumbuhan, dan hewan-hewan lainnya..

Tak usah sedih dengan keaadaan kita, kesedihan tidak akan membuatnya menjadi lebih baik. Fokus dan teruslah kerjakan bagian-bagian kita, selalu ihtihar dan do something….

Sesungguhnya rezeki itu akan bergerak mencari seseorang dan bergerak lebih cepat dari ajalnya – Rosulullah Muhammad

One Reply to “Namun Rezekimu Tau dimana Engkau”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *